Tel: (021) 7579 1377      Email: sekr-ptpsw@bppt.go.id

Telah datang tahun 2021 dan telah setahun kita menjalani kehidupan dengan segala berkah dan karunia dari Alloh SWT, Tuhan semesta alam dengan tetap tidak melupakan rasa syukur kepada-NYA untuk meninggalkan segala sesuatu yang buruk di tahun 2020 dan bersiap untuk memberikan yang terbaik di tahun 2021. Ketemu kembali Mitra Teknopren dengan kami PTPSW-BPPT untuk berbagi hasil kaji-terap teknologi kami mengenai sistem kebumian terutama mengenai isu nasional La Nina 2020/21. Kali ini kita akan mengulas bagaimana pertumbuhan bayi mungil si cantik La Nina tumbuh kembang menjadi gadis manis dengan senyum yang menawan berdampak curah hujan yang berlebihan di wilayah Benua Maritim Indonesia (BMI). Mitra Teknopren tentunya sudah tahu kan kalau El Nino itu dalam bahasa Peru artinya “anak laki-laki” dimana ketika fenomena iklim ini datang mereka menyebutnya El Nino de Navidad. Nah kalau “anak gadis”-nya disebut La Nina. Jadi Mitra Teknopren sudah paham kan kenapa kita menyebutnya pertumbuhan bayi mungil La Nina menjadi gadis manis dengan senyumnya yang bisa berakibat banjir di Indonesia hehehe…

06012021

Yuk kita bahas tumbuh kembangnya si anak gadis satu ini selama setahun terakhir di tahun 2020 yang lalu. Pada awal tahun 2020 di bulan Januari, massa air hangat masih menyebar hampir merata di sepanjang ekuatorial Samudera Pasifik dengan secara umum lebih berkumpul di tengah ekuatorial Samudera Pasifik. Kondisi ini, seringkali disebut sebagai Pseudo El Nino atau disebut pula El Nino Modoki yaitu El Nino semu atau palsu dimana dampak kemarau panjang di Indonesia hanya sedikit dirasakan di wilayah tertentu. Pada akhir bulan Januari sampai dengan Maret 2020, massa air hangat sempat terdorong oleh Angin Pasat Tenggara dan Timur Laut di sepanjang ekuatorial Samudera Pasifik dan berkumpul di sebelah barat ekuatorial Samudera Pasifik. Pada bulan berikutnya yaitu April, massa air hangat kembali menyebar di sepanjang ekuatorial Samudera Pasifik yang diduga disebabkan oleh melemahnya Angin Pasat. Mitra Teknopren dapat melihat film tumbuh kembangnya si gadis cantik ini dari animasi Anomali Suhu Permukaan Laut Harian dari 1 Januari - 31 Desember 2020 di bawah ini ya…

Berakhirnya Tahun 2020 Dan Awal Tahun Baru 2021: Setahun Tumbuh Kembang Si Anak Cantik La Nina

Pada periode bulan Mei - Juni 2020, massa air hangat kembali terdorong oleh Angin Pasat ke arah sebelah barat ekuatorial Samudera Pasifik. Setelah periode ini yaitu di bulan Juni-Agustus, terjadi gangguan angin baratan (westerly wind burst) di sekitar 90° – 30°BB ekuatorial Samudera Pasifik sehingga melemahkan Angin Pasat kembali. Nah Mitra Teknopren, memasuki bulan September 2020 telah dipastikan fase awal si gadis cantik La Nina terlihat telah lahir dimana tanda-tanda sebelumnya kalau kita ibaratkan seperti pertumbuhan bayi di dalam kandungan dengan tanda perut ibunya yang makin membesar… Seperti yang telah PTPSW-BPPT sampaikan pada berita di website kami dengan judul “Perkembangan Kondisi Anomali Laut-Atmosfer Saat ini. ENSO: La Nina dan IOD: Fase Negatif”. Mitra Teknopren dapat melihat pada alamat di bawah ini:

https://ptpsw.bppt.go.id/index.php/berita/208-perkembangan-kondisi-anomali-laut-atmosfer-saat-ini

Nah pada periode selanjutnya yaitu dari bulan September – Desember 2020, fase La Nina semakin terbentuk dengan jelas diiringin dengan anomali suhu permukaan laut yang semakin negatif dari mulai 160°BT sampai dengan 30°BB. Angin Pasat Tenggara dan Timur Laut semakin menguat mendorong massa air hangat ke arah sebelah barat ekuatorial Samudera Pasifik sehingga di perairan BMI menjadi regim zona tekanan rendah yang memicu terjadinya area konvergen. Area konvergen ini akan memicu masuknya massa udara dengan kandungan uap air yang tinggi di wilayah Indonesia dan sekitarnya. Peningkatan massa udara dengan kandungan uap air yang tinggi ini akan membangkitkan awan konveksi yang akan mengakibatkan peningkatan curah hujan di wilayah BMI. Mitra Teknopren dapat memantau perkembangan si cantik La Nina di sepanjang tahun 2020 pada gambar diagram Hovmoller dimana pada sumbu-x adalah bujur dari 30°BT di sebelah timur Benua Afrika sampai dengan  30°BB di sebelah barat Benua Amerika pada ekuatorial di 0.125°LS. Sumbu-y menunjukan waktu yang mencerminkan bagaimana pergerakan massa air hangat dengan anomali suhu permukaan laut positif bergerak di sepanjang ekuatorial Samudera Pasifik dari arah timur ke arah barat menuju perairan sebelah timur Indonesia.

Begitu deh Mitra Teknopren gimana ceritanya si anak cantik La Nina tumbuh kembang dengan baik dari hasil ciptaan Alloh SWT pencipta alam semesta jagat raya dan seisinya. Sudah kebayang kan Mitra Teknopren… Kalau masih belum paham bagaimana La Nina lahir, tunggu kami di berbagi hasil kaji-terap PTPSW-BPPT minggu depan hari Rabu tanggal 13 Januari 2021 pada bagian ke-2 yaitu dengan judul “Berakhirnya Tahun 2020 dan Awal Tahun Baru 2021: Setahun Tumbuh Kembang Si Anak Cantik La Nina (Bagian-2: Setahun Anomali Kedalaman Dinamik Absolut Harian)”… Apa itu Kedalaman Dinamik Absolut…? Tunggu kami minggu depan ya Mitra Teknopren…

Statistik Pengunjung

1.png6.png2.png5.png1.png4.png
Today141
Yesterday152
This week702
This month3535

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah (PTPSW) - BPPT 

Gedung Geostech 820 Kawasan Puspitek Serpong

Telp. 021.75791377, 021.75751379; Ext. 9025/4404

Fax. 021.75791401

    logo iso qm