Tel: (021) 7579 1377      Email: sekr-ptpsw@bppt.go.id

Animasi citra satelit yang disediakan oleh GSMap JAXA - Jepang memperlihatkan perkembangan curah hujan setiap jam dari pukul 01:00 UTC tanggal 18 sampai dengan pukul 07:00 UTC tanggal 20 Januari 2021.

20012021

Animasi tersebut memperlihatkan pertumbuhan awan konveksi berpotensi hujan dan peningkatan laju curah hujan [mm/jam] di wilayah Benua Maritim Indonesia (BMI). Pembentukan awan hujan dan laju curah hujan tersebut berasal dari sebelah timur laut Samudera Hindia dan dari sebelah barat laut Australia. Pertemuan pembentukan awan hujan dari dari Samudera Hindia yang bersumber dari fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di fase-4 yaitu berada di sebelah barat BMI dan dari Samudera Pasifik yang bersumber dari fenomena La Nina kuat bertipe konvensional, perlu diwaspadai akan terjadi peningkatan curah hujan ekstrim dalam kurun waktu 3-11 hari yang akan datang di wilayah Indonesia terutama pada belahan bumi selatan (Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebelah selatan Pulau Kalimantan dan sebelah selatan Pulau Sulawesi). Perlu diwaspadai periode kritis potensi banjir akibat peningkatan curah hujan di wilayah tersebut yang diduga terjadi pada kurun waktu 14-21 hari yang akan datang. (Analisis dari Andri Purwandani, PUI TASDA-PTPSW BPPT)

Statistik Pengunjung

1.png6.png2.png5.png1.png6.png
Today143
Yesterday152
This week704
This month3537

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah (PTPSW) - BPPT 

Gedung Geostech 820 Kawasan Puspitek Serpong

Telp. 021.75791377, 021.75751379; Ext. 9025/4404

Fax. 021.75791401

    logo iso qm